KACAMATA BIASA

Bismillah…

kacamatahohoho… kali ni saya bakalan mengupas *emang pisaaang?* tentang si burung yang bernama Kacamata Biasa yang punya nama alias Zosterops palpebrosus.

Kenapa dinamain Kacamata? Yaa soale si burung ini punya buletan gede yang berwarna putih di sekitar matanya. Jadi mirip-mirip kacamata gitu deeh. Liat noh potonyah. Trus kenapa ada kata “biasa”nya? Yaa.. sepertinya kata biasa itu buat membedakan spesies burung ini dengan burung kacamata lainnya. Soalnya, jenis burung kacamata itu beragam. Ada kacamata biasa, ada kacamata gunung, daan laen-laen. Beda-bedanya cuma dikit. Misalnya aja yang satu warna kakinya abu-abu yang satu lagi ngga. Wuihhh lumayan lieur yah *mengusap keringat*. Ngga lagi, cuman perlu latian aja kok buat bisa ngenalin yang 1 dengan yang lainnya. Ya, latian yang sangat banyaak.Hehehe…

Burung kacamata termasuk burung yang senang berkelompok. Dengan riang, ia bersama teman-temannya terbang kesaana kemari. Bukan hanya untuk bermain, namun juga mencari makan. Oia, tahukah kalian apa makanan burung ini? Tentu tidak. Kan saya beri combantrin *eh, ini mah iklan yak^^* Makanannya ntu (yang paling sering saya amatin ajah) biasanya berupa sari madu bunga ama serangga. Nah, tentu saja untuk mengamati burung ini mencari makan, kita harus mengamatinya pada pagi hari atau sore hari dimana itulah waktu yang paling sering mereka gunakan untuk mereka mencari makanan. Baydeuwey, burung ini suka sekali makan ulat loh. Sering sekali saya amatin burung kacamata ini cari makan di pohon Kisabun (Fillicium decipiens) loncat-loncat di sepanjang dahannya buat nyari ulat. Gimana engga? pohon Kisabun kan suka banyak-banyak ulatnya gitu deh. Heuheu..jadi geli bayangin ulet.

Terkadang, si burung kacamata ini juga nyerbu kerimbunan pohon Kaliandra (Caliandra spp) buat menghisap madu sari bunganya. Mulai dari jumlah satuan sampe puluhan. sampai-sampai ranting-rantingnya melengkung digelayuti banyak burung. Menarik sekali.

Di Bandung sendiri, burung kacamata biasa ato suka disebut Oriental white-eyes sama orang asing, dapat kita jumpai hampir di semua tempat. Entah di taman, sekolahan bahkan pusat perbelanjaan. Yang penting ada pohon dengan kriteria tadi yaitu memiliki bunga yang dapat dihisap madunya dan berpotensi sebagai sarang ulat. hihihi…

Nah, dari beberapa paragraf diatas kita bisa menyimpulkan bahwa

1. Burung merupakan mekanisme alam yang diciptakan Tuhan buat menjaga kestabilannya. Salah satu caranya adalah mengendalikan jumlah hama serangan sehingga tidak terjadi ledakan populasi (over populasi).

Kebayang, kalo ngga ada burung ulet-ulet itu bakalan tambah banyak dan kita bisa mati gara-gara geli. Hehehe.. ya bayangin lah sendiri. Bisa-bisa lagu inget kamu-nya Maia Ahmad liriknya berubah. ” Aku mau makaan, ingat ulet. Aku mau minum, juga kuinget ulet….blablablananana…” Hihihi…

2. Penting neh. Karena si burung kacamata tadi doyannya menghisap sari bunga. Maka ketika makannya,benang sari yang ada pada bunga tersebut menempel dan terbawa pada bulunya. Selanjutnya jatuh ketika dia makan di bunga yang lain. So, terjadilah perkawinan pada bunga tersebut. Nah, atas jasa si burung ini terjadilah bunga-bunga yang indah dipandang mata. Muantaaf bukaaan? Yang beginian ini kalo di ilmu biologi dikenal dengan nama ornitokori atawa penyerbukan yang dibantu oleh burung. Kawaii…^^

Oke-oke…palagi yah yang blom diceritain. Oia, di Indonesia sendiri, burung ini tersebar mulai dari pulau Sumatera, Jawa, Bali, Sumbawa hingga Flores.Trus foto yang ada di postingan ini diperoleh ketika penelitian RTH (Ruang Terbuka Hijau) di GOR Pajajaran Bandung ama di kampus Unpad Jatinangor.

Kalo kalian ada yang bingung, tanyai aja yah coz postingannya selesai disini ^^. Wehehe.. Sampai jumpaaa.

~ oleh dasarburung di/pada Februari 25, 2009.

7 Tanggapan to “KACAMATA BIASA”

  1. Bro, kalo bedain jantan ma betinanya gmn? Apa bisa ditangkarkan ya si kacamata ini? Thanks…

    • untuk jenis burung kacamata agak sulit buat dibedain. MEsti ditangkap.
      Kalo buat ditangkarkan pada prinsipnya semua jenis burung bisa, asalkan habitatnya sesuai. Terus tau juga tentang makanannya apa, kapan musim berbiak, kebutuhan ketika berbiak apa.
      ^^

  2. terimakasih untuk tulisannya. saya sedang mencoba memotret burung ini, susah banget rupanya. lincah sekali.

    • G terlalu susah juga ko. asal tau aja dimana biasanya burung ini flocking. Nah, kalo udah ketauan tinggal nunggu aja disana n nyiapin kamera. Baruu deh menghambur-hamburkan memori. hehehe……..

  3. [...] Ditulis oleh waskita di/pada Juni 9, 2009 Burung kacamat mengintip dari balik dahan. Dengan kata lain: foto yang lain buram, jadi terpaksa upload foto yang ini. Kalau pengen tahu lebih lanjut bisa cek tentang burung kacamata di wikipedia, atau baca tulisan di situs dasarburung [...]

  4. gimana cara bedain yang jantan ma betina…..

    Minta pencerahanya..

    • berhubung saya juga masih amatiran soal burung. NAmpaknya akan lebih akurat dengan metoda tangkap-lepas (capture and re-capture). kalo secara visual saya belum tau caranya ^^

Tinggalkan Balasan