Skip to content
Februari 5, 2009 / dasarburung

Burung-burung di kawasan IPAL Bojongsoang

Assalamu’alaykum
senang sekali saya bisa posting lagih disini
berhubung lagi mayan sibuk jadinya blog ini telat-telat aja di update
oke deh, langsung aja
kali ini saya mau ngajak pembaca ke suatu kawasan di Bandung Selatan. Jaraknya sekitar 20 menit dari tol buahbatu. Kawasan ini merupakan kawasan penampuang air kotor dari Kota Bandung. Kawasan apakah itu? Yup, dialah IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) miliknya PDAM yang terletak di daerah Bojong Soang.
Apa yang menarik dari kawasan ini?
Selain memang fungsinya untuk mengelola air limbah, di kawasan ini juga ternyata menyimpan kekayaan hayati yang lumayan. Dari beberapa kali kunjungan, tercatat sekitar 35 spesies burung yang mewakili beberapa kelompok seperti raptor (burung pemangsa), nectarinivor (burung pengisap madu), insectivor (Burung pemakan serangga) hingga jenis burung air. Lumayan lengkap bukan?
Yang menarik, kawasan ini juga menjadi salah satu kawasan persinggahan burung-burung pengembara (migran) dari belahan bumi yang lain. ada sekitar 7 spesies burung migran disini. Mulai dari jenis burung kicuit, kekep babi, hingga jenis burung air seperti trinil pantai.Ada lagi yang tak kalah menarik. Di kolam-penampungan air dijumpai jenis bebek-bebekan. Buat saya pribadi, ini menjadi temuan yang menarik karena untuk pertama kalinya saya menjumpai bebek liar di Bandung sendiri. Bebek ini adalah Red Throated Little Grebe (nama lokalnya saya belum cari tau). Bebek ini hanya dijumpai satu ekor saja (padahal menurut literatur, bebek ini berkoloni atau berpasangan). Menarik sekali mengamati perilaku bebek ini, selain berpindah-pindah dengan cepat, bebek ini PINTAR MENYELAM!!!
Dia mencari makan dengan cara menyelam ke dalam kolam. Makanya, di sela-sela pengamatan waktu lebih banyak digunakan untuk mengamati bebek ini.
Selanjutnya, saya juga mau cerita tentang trinil pantai. Sesuai namanya, burung ini pada umumnya dijumpai di kawasan lahan basah di pesisir. Burung pengembara ini sempat tercatat perjumpaannya di daerah lahan basah Gedebage dan Ranca sepat. Namun kali ini, saya menjumpai secara langsung di lahan basah seputaran IPAL Bojongsoang. Burung ini teramati sedang mencari makan di gundukan lumpur dengan jumlah 4 ekor. Berdekatan, teramati pula jenis layang-layang asia ( Hirundo rustica) yang sedang bertengger.
Terakhir, saya mau cerita tentang Serak Jawa (Tyto alba). Ternyata di bagian atap kantor IPAL terdapat koloni burung pemangsa yang populer di masyarakat SUnda dengan nama KOreak. Burung ini mulai keluar ketika hari telah gelap. Ketika itu saya mencoba mengamati sekitar pukul 18.45, burung ini sudah terbang berseliweran. Kenapa saya katakan demikian, sebab memang frekuensi lewatnya sangat sering. iseng-iseng saya coba hitung (dengan mengabaikan berbagai faktor), kurang lebih tercatat sekitar 20 individu. Namun tentu saja untuk mendapatkan jumlah akurat perlu menggunakan metode tertentu.
Selanjutnya (lagi?), hehehe.. saya mau berbagi tentang temuan kali ini, ini dia………daftar burung di IPAL Bojong soang. Buat yang penasaran n amu coba pengamatan, hubungin aja kita-kita okeh^^
oia, kali ini saya juga coba nyantumin nama lokalnya juga (Sunda), jadi urutannya nama lokal/nama sunda/nama ilmiah

1. Kekep babi/manuk buah/ Artamus leucorhyncos
2. Burung gereja Eurasia / manuk golejra / Passer montanus
3. Cabe jawa / manuk cabe / Dicaeum trochileum
4. Raja udang kalung biru /………………../
5. Boncol jawa / piit / Lonchura leucogastroides
6. Wiwik kelabu / sirit uncuing / Cacomantis merulinus
7. Cici padi / ………………./ …………………
8. Layang-layang Asia /……………../ Hirundo rustica
9. Cinenen pisang / cinitnit / Orotthomus sutorius
10. Cinenen jawa /……………../ Ortothomus sepium
11. Cinenen kelabu / Ciblek / Ortothomus ruficeps
12. Kicuit abu / Entod leuncang / Motacilla cinerea
13. Kicuit hutan / entod leuncang / Motacilla
14. Puyuh batu / manuk puyuh / Coturnix chinensis
15. Tekukur / tikukur / Streptopelia chinensis
16. Kareo padi / Hahayaman / Amaurornis phoenicurus
17. Caladi ulam / manuk caladi / Dendrocopus macei
18. Burung madu Sriganti / congcring / Nectarinia jugularis
19. Blekok sawah / belekok /
20. Bambangan merah / ………………../ Ixobrychus cinnamomeus
21. Merbah cerukcuk / jogjog / Pycnonotus goavier
22. Remetuk laut /………………../ Gerygone sulphurea
23. Burung madu kelapa / …………../
24. Serak jawa / Koreak / Tyto alba
25. Kowak-malam abu / Koak / Nycticorax nycticorax
26. Bentet loreng / Toed / Lanius tigrinus
27. Bentet coklat / Toed / Lanius cristatus
28. Kerakbasi besar / …………………/ Acrocephalus orientalis
29. Cipoh kacat / cipeuw / Aegithina tiphia
30. Cikrak bambu
31. Trinil pantai / …………….. / Actitic hypoleucos
32. Gemak loreng / puyuh / Turnix suscitator
33. Kerak kerbau / kerak / Acridotheres javanicus
34. Red throated little grebe
Lain-lainnya yang belum lengkap insya alloh saya susulkan.
sampai ketemu lagi ^^

  1. forumpedulibojongsoang / Mar 26 2009 2:35 pm

    boleh kenalan nggak?
    bisa gabung ke http://www.forumpedulibojongsoang.wordpress.com
    aku ambil ya tulisan kamu buat disimpan di blog kami.
    terima kasih sebelumnya.

  2. dasarburung / Apr 11 2009 4:55 pm

    ooh, mangga kang kalo mau re-post mah. salam kenal juga^^

  3. soto bogor / Nov 11 2012 9:20 am

    aduh hayang pisan miluan community siga kieu, sok ingeut keur leutik masih nempo manuk heulang kukurilingan neangan anak hayam, ayena mah hayang nempo ge kudu ka direnten hehehe..

    keep and roll ..

    nuhun ah..

Trackbacks

  1. 2010 in review « BirD in BaNdUn9

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: